federasi

Cooperative Finance: A Steady Signal in a Noisy World – Menjaga Jati Diri, Membangun Transformasi di ICU Day 2026

Diposting TI PUSKOP CU BORNEO 15 Oktober 2026 86x dibaca
Cooperative Finance: A Steady Signal in a Noisy World – Menjaga Jati Diri, Membangun Transformasi di ICU Day 2026

Dunia hari ini bergerak dalam ritme yang sangat cepat dan bising. Perubahan teknologi yang disruptif, fluktuasi ekonomi global, hingga pergeseran industri keuangan menciptakan lanskap baru yang penuh tantangan. Di tengah pusaran "kebisingan" (noisy world) ini, lembaga keuangan dituntut untuk terus berubah demi bertahan hidup.

Bagi gerakan Koperasi Kredit atau Credit Union (CU), tantangan ini membawa kita pada sebuah persimpangan yang krusial. Di satu sisi, CU harus terus meningkatkan profesionalisme, melahirkan inovasi digital, serta memperkuat daya tahan dan relevansinya agar tidak tergerus zaman. Namun di sisi lain, CU memiliki garis yang jelas: kita bukanlah lembaga keuangan konvensional murni yang hanya mengejar profitabilitas melalui produk simpan-pinjam. Kekuatan pembeda dari Credit Union adalah nilai, prinsip, swadaya, solidaritas, pendidikan, serta pemberdayaan bagi anggota. Inilah jati diri yang wajib dijaga dengan teguh.

Hal ini sangat sejalan dengan momentum peringatan International Credit Union Day (ICU Day) 2026. Yang mana tahun ini, World Council of Credit Unions (WOCCU) menggemakan tema global yang sangat kuat: “Cooperative Finance: A Steady Signal in a Noisy World” (Keuangan Kooperatif: Sinyal yang Stabil di Tengah Dunia yang Bising).

Menjadi steady signal bukan berarti kita antipati terhadap perubahan atau menutup mata dari modernisasi. Sebaliknya, menjadi sinyal yang stabil berarti kita memiliki kejelasan yang mutlak mengenai nilai-nilai dasar yang harus dipertahankan, sekaligus memiliki keberanian dan kelincahan untuk bertransformasi demi masa depan yang lebih baik.

Sebagai sekunder nasional dalam Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI), Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) memandang ICU Day bukan sekadar sebagai perayaan tahunan. Ini adalah momentum emas untuk merefleksikan perjalanan, membaca perubahan, meneguhkan jati diri, dan memperkuat arah gerakan ke depan.

Perayaan ICU Day 2026 ini bertujuan untuk menjadikan momentum hari besar ini sebagai ruang refleksi, pembelajaran, dan konsolidasi Gerakan Koperasi Kredit Indonesia dalam meneguhkan jati diri sekaligus mempersiapkan Credit Union menghadapi perubahan dan tantangan masa depan. Secara khusus, kegiatan ini dirancang untuk mencapai empat tujuan utama:

  • Menyediakan Ruang Konsolidasi: Menjadikan ICU Day sebagai wadah refleksi Gerakan Koperasi Kredit Indonesia dalam meneguhkan kembali jati diri, memperkuat kebersamaan, serta menentukan arah gerakan di tengah perubahan zaman.
  • Membangun Kesadaran Strategis: Membangun kesadaran dan perspektif bersama terhadap berbagai perubahan lingkungan strategis yang dapat mempengaruhi keberadaan, relevansi, daya saing, dan keberlanjutan Credit Union di masa depan.
  • Mendorong Transformasi Adaptif: Mendorong Credit Union untuk terus beradaptasi dan bertransformasi tanpa kehilangan jati dirinya sebagai gerakan ekonomi berbasis anggota yang menjunjung nilai kebersamaan, solidaritas, dan kemandirian.
  • Memperkuat Peran Pemberdayaan: Memperkuat peran Credit Union sebagai gerakan pemberdayaan yang tidak hanya bertumbuh secara kelembagaan dan finansial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kemandirian, peningkatan kualitas hidup, dan kesejahteraan anggota.

Webinar yang diselenggarakan oleh Inkopdit ini sekaligus menjadi pembukaan dari seluruh rangkaian Perayaan International Credit Union Day 2026 di lingkungan Gerakan Koperasi Kredit Indonesia. Semangat perayaan ini selanjutnya diharapkan akan digaungkan oleh seluruh Puskopdit dan Kopdit Primer melalui berbagai kegiatan di wilayah masing-masing.

Kegiatan Perayaan ICU Day 2026 ini dilaksanakan secara daring (online) melalui  Zoom Meeting, pada hari Selasa tanggal 13 Oktober 2026, mulai pukul 09.00 sampai pukul 15.10 WIB.

Webinar nasional ini diikuti oleh kurang lebih 300 orang peserta lintas pengelola Koperasi Simpan Pinjam/Kopdit CU dari seluruh Indonesia. Peserta yang hadir mencakup representasi luas dari unsur Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI), meliputi:

  • Pengurus, Pengawas, dan Manajemen Inkopdit;
  • Pengurus, Pengawas, dan Manajemen Puskopdit;
  • Pengurus, Pengawas, dan Manajemen Kopdit Primer;
  • Komisaris, Direktur, dan Manajemen PT Pandai;
  • Perwakilan perempuan dan generasi muda Credit Union;
  • Perwakilan pemerintah, gereja, dan pemangku kepentingan terkait;
  • Unsur lain yang memiliki perhatian terhadap pengembangan dan keberlanjutan Credit Union.

Webinar ini mencakup tiga subtema yang merepresentasikan tiga perspektif penting bagi masa depan Credit Union, yang disampaikan oleh para pakar dan praktisi kompeten:

  • Webinar Sesi 1
    • Subtema: Memetakan Posisi dan Daya Saing Koperasi/Credit Union Dalam Industri Keuangan 10 - 15 Tahun Mendatang
    • Pembicara: Aries Heru Prasetyo, S.E., M.M. RFP-I, Ph.D.
    • Fokus: Mengajak gerakan untuk membaca perubahan, khususnya perkembangan ekonomi global dan implikasinya terhadap masa depan koperasi dan Credit Union.
  • Webinar Sesi 2
    • Subtema: Membangun Masa Depan Credit Union Tanpa Kehilangan Jati Diri
    • Pembicara: Dr. Titus Odong Kusumajati, MA.
    • Fokus: Mengajak gerakan untuk meneguhkan jati diri dengan merefleksikan bagaimana Credit Union membangun masa depannya dan melakukan transformasi tanpa kehilangan nilai dan prinsip dasar.
  • Webinar Sesi 3
    • Subtema: Credit Union Sebagai Gerakan Pemberdayaan: Praktek dan Dampak Pemberdayaan CU Sauan Sibarrung di Tanah Toraja
    • Pembicara: Romo Fredy Rante Taruk
    • Fokus: Mengajak gerakan untuk mewujudkan jati diri melalui pemberdayaan, dengan melihat pengalaman nyata dan dampak langsung yang dihasilkan bagi anggota dan masyarakat luas.

Melalui pemaparan tiga sesi tersebut, pelaksanaan webinar ini diharapkan mampu memberikan empat manfaat besar bagi kelangsungan gerakan:

  1. Menguatnya kesadaran dan semangat bersama di lingkungan Gerakan Koperasi Kredit Indonesia.
  2. Terbangunnya wawasan dan kesiapan gerakan dalam menghadapi perubahan masa depan, sehingga Credit Union mampu membaca peluang dan tantangan serta memperkuat relevansi dan posisinya di tengah perkembangan industri keuangan.
  3. Menguatnya pemahaman bahwa transformasi dan keteguhan pada jati diri harus berjalan beriringan, sehingga perubahan yang dilakukan Credit Union tetap berakar kuat pada nilai, prinsip, dan tujuan awal keberadaannya.
  4. Menguatnya orientasi Credit Union pada pemberdayaan dan kesejahteraan, sehingga keberhasilan gerakan tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan aset atau kelembagaan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan oleh anggota.

Ketiga perspektif di atas membawa kita pada satu pemahaman bersama bahwa masa depan Credit Union tidak cukup hanya dijawab dengan kemampuan bertahan menghadapi perubahan. Credit Union dituntut untuk mampu membaca perubahan, meneguhkan jati diri, dan mewujudkan dampak. Dengan demikian, transformasi yang dilakukan tidak hanya menjaga relevansi dan keberlanjutan kelembagaan, tetapi juga semakin memperkuat keberadaan Credit Union sebagai gerakan yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan anggota.

Secara keseluruhan, Perayaan International Credit Union Day 2026 diharapkan menjadi momentum bersama bagi Gerakan Koperasi Kredit Indonesia untuk merefleksikan perjalanan, membaca perubahan, meneguhkan jati diri, serta menentukan arah masa depan Credit Union.

Di tengah berbagai “kebisingan” zaman, Credit Union dituntut untuk terus beradaptasi dan bertransformasi tanpa kehilangan nilai, prinsip, dan keberpihakannya pada pemberdayaan serta kesejahteraan anggota. Melalui rangkaian kegiatan yang diawali oleh Inkopdit dan selanjutnya digaungkan oleh Puskopdit dan Kopdit Primer melalui berbagai kegiatan di wilayah masing-masing, semangat “Cooperative Finance: A Steady Signal in a Noisy World” diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan komitmen gerakan. Mari kita bersama-sama membangun Credit Union yang relevan, berdaya, dan berkelanjutan di masa depan.

Selamat Hari Credit Union Internasional! Tetaplah Menjadi Sinyal Stabil yang Menginspirasi Dunia.

Penulis: Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo

← Kembali ke daftar berita

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Tinggalkan Komentar