Lokakarya Credit Union Information System (CUIS) Puskop CU Borneo bersama dengan CU Primer Anggota
PONTIANAK
– Dalam upaya mempercepat transformasi digital dan memperkuat integrasi data,
Puskop CU Borneo melaksanakan Lokakarya Credit Union Information System
(CUIS) bersama dengan CU Primer Anggota. Kegiatan ini dilaksanakan pada
tanggal 20 Juli 2026 di Wisma Immaculata, Jl. A.R. Hakim Nomor 104,
Pontianak.
Acara lokakarya ini melibatkan
Aktivis di gerakan Puskop CU Borneo, yang meliputi Pengurus,
Pengawas, dan Penasihat. Kehadiran para aktivis ini menunjukkan komitmen
besar lembaga dalam mengawal standarisasi teknologi informasi yang
terintegrasi di Gerakan Puskop di Kalimantan Barat pada umumnya dan di
Gerakan Puskop CU Borneo khususnya demi masa depan gerakan Credit Union
yang lebih up to date dan akuntabel.
Lokakarya ini juga
melibatkan partisipasi aktif dari perwakilan Manajemen, tim teknologi informasi
(TI), tim Pinjaman/Kredit Anggota, serta jajaran pengambil keputusan dari lima
CU Primer anggota Puskop CU Borneo, yaitu:
- KSP CU Lantang Tipo;
- KSP CU Pancur Kasih;
- KSP Credit Union Keluarga
Kudus;
- KSP Credit Union Sahabat
Sejahtera; dan
- KSP Credit Union Semarong.
Hadir sebagai narasumber
dalam lokakarya ini adalah Tony, S.Kom., M.M., yang merupakan tim
pengembang Aplikasi CUIS dari Manajemen PUSKOPCUINA selaku Puskop Mitra
di Kalimantan Barat yang memaparkan hal-hal teknis dan strategis dalam membedah
kesiapan sistem yang akan digunakan secara bersama di Gerakan Puskop di
Kalimantan Barat dan CU Primer Anggotanya.
Fokus utama pembahasan
dalam lokakarya ini adalah tujuan dan manfaat serta hal-hal penting yang harus
disepakati dan disiapkan oleh Puskop CU Borneo dan CU Primer Anggotanya karena
hal ini menyangkut Sistem Pertukaran Informasi Pinjaman Anggota Antar-CU.
Aplikasi ini dirancang untuk mengintegrasikan data pinjaman anggota lintas lembaga
dan wilayah pelayanan kantor cabang atau tempat pelayanan CU Primer. Mengingat
sifat data yang sensitif dan terkait dengan perlindungan data pribadi dan rawan
disalahgunakan, sehingga sesi ini mengupas tuntas mitigasi terhadap berbagai
aspek yang memiliki risiko hukum, reputasi, dan keamanan yang cukup tinggi.
Para peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai perlindungan data
pribadi anggota, enkripsi data, serta protokol penanganan insiden keamanan
siber guna menjaga nama baik institusi (lembaga) yang berkaitan dengan tingkat kepercayaan
anggota.
Melalui integrasi CUIS
ini, Puskop CU Borneo bersama kelima CU Primer anggotanya berkomitmen untuk
menciptakan tata kelola lembaga yang lebih transparan, efisien, dan
patuh terhadap regulasi yang berlaku. Digitalisasi ini diharapkan mampu
memangkas birokrasi operasional sehingga pelayanan kepada anggota menjadi lebih
efektif, efesien, handal dan terjamin keamanannya.
Kegiatan ditutup dengan
penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang menetapkan Target waktu (deadline)
implementasi sistem CUIS ini di seluruh CU Primer gerakan Puskop CU Borneo disepakati
tercapai selambatnya pada Tahun Buku 2026.
Penulis: Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo
← Kembali ke daftar berita