diklat

Membangun Pilar Kesejahteraan: Puskop CU Borneo Gelar Diklat ToT Financial Wellness

Diposting TI PUSKOP CU BORNEO 30 September 2026 171x dibaca
Membangun Pilar Kesejahteraan: Puskop CU Borneo Gelar Diklat ToT Financial Wellness

Puskop CU Borneo secara resmi menginisiasi Diklat Training of Trainers (ToT) "Financial Wellness for Credit Union Employees and Members" untuk Tahun Buku 2026. Program ini dirancang sebagai jawaban nyata atas tantangan manajemen keuangan pribadi yang dihadapi oleh staf dan anggota Credit Union (CU) di tengah dinamika ekonomi yang terus bergejolak saat ini.

Kegiatan ini sukses dilaksanakan pada 16–18 September 2026 bertempat di Rumah Retret St. Fransiskus Asisi Tirta Ria, Jl. Adi Sucipto, KM 9,6, Kubu Raya. Guna memastikan kualitas materi dan kedalaman praktik, pelatihan ini difasilitasi langsung oleh Yosefhina Yophin, S.Sos., yang merupakan Manajer Pembelajaran dan Pengembangan SDM KSP CU Lantang Tipo.

Credit Union (CU) berdiri kokoh di atas tiga pilar utama: Pendidikan, Swadaya, dan Solidaritas, dengan filosofi mendasar "people helping people". Keberlanjutan jangka panjang dan kesehatan institusi CU sangat bergantung pada integritas serta kinerja para stafnya, yang diimbangi oleh tingkat literasi dan kesejahteraan keuangan para anggotanya.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan pribadi tetap menjadi tantangan yang kompleks:

  • Beban Karyawan: Staf CU yang setiap hari mengelola dan memberikan solusi keuangan bagi anggota, sering kali justru menghadapi beban dan stres finansial (financial stress) pribadi.
  • Tantangan Anggota: Di sisi lain, anggota CU masih kerap terjebak dalam masalah manajemen arus kas, ketergantungan pada utang konsumtif, serta minimnya perencanaan masa depan seperti dana pensiun, pendidikan anak, dan perlindungan risiko.

Melihat hal tersebut, Puskop CU Borneo menetapkan pelatihan ini sebagai salah satu agenda prioritas dalam Program Kerja Tahun Buku 2026.

Pelatihan ini memandang Financial Wellness (Kesejahteraan Finansial) bukan sekadar pemahaman teoritis tentang uang. Financial Wellness adalah sebuah kondisi riil di mana seseorang memiliki kendali penuh atas keuangan harian, memiliki ketahanan (resiliensi) terhadap kejutan finansial, mampu mencapai tujuan hidup, serta memiliki kebebasan finansial untuk menikmati hidup.

Tujuan Umum meningkatkan kesadaran literasi serta keterampilan praktis peserta dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga menuju ketahanan, kemandirian, dan kesejahteraan finansial yang berkelanjutan.

Tujuan Khusus melalui diklat ini, peserta dibekali kemampuan teknis untuk:

  • Mendiagnosis Kesehatan Keuangan: Mengukur kondisi keuangan pribadi/keluarga menggunakan rasio-rasio keuangan standar industri (Financial Health Index).
  • Mengoptimalkan Arus Kas: Memperbaiki arus kas harian, mengendalikan kebocoran halus (phantom expenses), dan merancang anggaran bulanan berbasis prioritas.
  • Manajemen Utang: Mengelola dan mengendalikan rasio utang (Debt-to-Income / DTI ratio) serta menyusun strategi pelunasan utang yang terstruktur.
  • Mitigasi Risiko: Membangun dana darurat dan merancang proteksi manajemen risiko keluarga secara terukur.
  • Perencanaan Jangka Panjang: Menyusun Rencana Aksi Finansial (Financial Action Plan) jangka panjang yang realistis untuk persiapan dana pendidikan, dana pensiun, serta investasi di Credit Union.

Kegiatan Diklat ToT ini diikuti oleh Manajer Tempat Pelayanan (TP)/Kantor Cabang (KC) dan Bidang Diklat/Pemberdayaan CU Primer Anggota. Total peserta yang hadir berjumlah 27 (dua puluh tujuh) orang yang merupakan perwakilan dari 5 CU Primer berikut:

  1. KSP CU Lantang Tipo
  2. KSP CU Pancur Kasih
  3. KSP Credit Union Keluarga Kudus
  4. KSP Credit Union Sahabat Sejahtera
  5. KSP Credit Union Semarong

Untuk mendukung sesi praktek dan simulasi secara langsung selama tiga hari, setiap peserta diwajibkan membawa data riil dan perangkat kerja pribadi sebagai berikut:

No

Kategori

Detail yang Harus Disiapkan

1

Data Pendapatan

Catatan slip gaji harian/bulanan, pendapatan usaha, atau sumber penghasilan tambahan keluarga (rata-rata 3 bulan terakhir).

2

Data Pengeluaran

Catatan estimasi pengeluaran bulanan (rutin harian, tagihan listrik/air, belanja dapur, transportasi, hingga gaya hidup/hiburan).

3

Data Utang / Cicilan

Rincian seluruh kewajiban pinjaman (di CU, bank, KPR, kendaraan, atau lainnya) mencakup: total sisa utang, besar cicilan per bulan, dan sisa tenor.

4

Data Aset & Simpanan

Catatan nilai saldo simpanan di CU, tabungan bank, nilai investasi, serta estimasi nilai aset yang dimiliki.

5

Perangkat Kerja

Laptop atau Smartphone/Tablet yang dapat mengakses aplikasi spreadsheet (Excel / Google Sheets) dan aplikasi kalkulator.

6

Alat Tulis Personal

Pulpen, buku catatan, dan papan alas tulis untuk pengisian lembar kerja (worksheet) fisik.

Dengan menggabungkan pendekatan Adult Learning (Andragogi), Experiential Learning, Problem-Based Learning, dan Coaching, seluruh data pribadi di atas diolah langsung oleh peserta menggunakan formula standar.

Melalui kombinasi teori dan praktek, para alumni ToT dari masing-masing CU Primer tidak hanya mampu membenahi kesehatan finansial pribadi mereka sendiri secara nyata, tetapi juga siap menjadi trainer dan konsultan internal di lembaga masing-masing peserta.

Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta telah menyusun komitmen pasca-diklat yang akan diimplementasikan di CU Primer masing-masing, meliputi:

  • Penerapan Mandiri (Internalisasi): Setiap peserta wajib mengimplementasikan Financial Action Plan yang telah dibuat untuk diri dan keluarga sendiri sebagai role model kesehatan finansial sebelum mengedukasi orang lain.
  • Edukasi Staf Internal: Mengadakan forum berbagi (sharing session) atau mini-workshop mengenai literasi keuangan bagi seluruh karyawan di tingkat TP/KC masing-masing guna menekan angka financial stress pekerja.
  • Edukasi dan Pendampingan Anggota: Mengintegrasikan materi Financial Wellness ke dalam program pendidikan anggota formal serta menyediakan sesi coaching/konsultasi keuangan bagi anggota yang menghadapi masalah arus kas dan jeratan utang.
  • Monitoring Kemajuan: Puskop CU Borneo bersama manajemen CU Primer akan melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas program edukasi yang dijalankan oleh para alumni ToT di lapangan.

Penulis: Kolaborasi Staf Diklat dan Pengembangan Anggota dengan Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo

← Kembali ke daftar berita

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Tinggalkan Komentar