internal

Membidik "The Right Man on the Right Place", Puskop CU Borneo Sukses Gelar Asesmen Kompetensi Karyawan 2026

Diposting TI PUSKOP CU BORNEO 2 Oktober 2026 98x dibaca
Membidik "The Right Man on the Right Place", Puskop CU Borneo Sukses Gelar Asesmen Kompetensi Karyawan 2026

Puskop CU Borneo menyelenggarakan Asesmen Kompetensi Karyawan Tahun Buku 2026, untuk memastikan penempatan kerja yang tepat (the right man on the right place) demi pelayanan anggota yang berkelanjutan. Pilar utama dari kokohnya Puskop CU Borneo berada di tangan jajaran Sumber Daya Manusia (SDM) yang menggerakkannya.

Sebagai lembaga yang bergerak di sektor usaha Simpan Pinjam sekaligus menjadi motor pemberdayaan Anggota, Puskop CU Borneo menyadari bahwa tantangan ke depan tidak bisa dijawab dengan cara yang  biasa. Tetapi dibutuhkan jajaran karyawan yang tidak sekedar cakap bekerja, melainkan memiliki paket komplit: kompetensi tinggi, integritas, dan kapasitas kerja yang prima.

Pertumbuhan organisasi yang semakin dinamis, memastikan setiap individu berada di posisi terbaiknya menghidupkan prinsip the right man on the right place bukan lagi menjadi pilihan, melainkan keharusan. Puskop CU Borneo berkomitmen untuk membuat peta kekuatan individu setiap karyawan melalui evaluasi berkala yang objektif terhadap kompetensi psikologis dan perilaku kerja.

Langkah ini diwujudkan melalui agenda besar Asesmen Kompetensi Karyawan yang dilaksanakan pada Tahun Buku 2026.

Urgensi perubahan ini disuarakan dengan tegas oleh Bapak Yacobus Juliannelis, S.T., M.Sos. Wakil Ketua Pengurus yang membidangi SDM, dalam sambutannya saat membuka kegiatan Beliau menggarisbawahi:

"Kedepannya, siapa pun yang akan direposisi, dirotasi, maupun dipromosikan, wajib dilakukan asesmen kompetensi terlebih dahulu. Langkah ini sangat penting dilakukan supaya tidak ada kekeliruan dalam penempatan karyawan, sekaligus menjadi dasar yang kuat bagi lembaga dalam mendevelop (mengembangkan) kapasitas SDM yang ada di Puskop CU Borneo."

Rangkaian asesmen yang berlangsung selama dua hari, dari Selasa-Rabu, 29–30 September 2026 di Kantor Puskop CU Borneo, melibatkan seluruh karyawan.

Hari pertama dibuka oleh pengurus yang langsung disambut dengan sesi Psikotes. Sesi ini dirancang untuk memetakan potensi kecerdasan, kepribadian, gaya kerja, hingga benih-benih kepemimpinan masa depan.

Keseruan berlanjut pada sesi siang melalui Focus Group Discussion (FGD). Dalam diskusi kelompok tanpa pemimpin ini, dinamika interaksi, cara berpikir kritis, dan kemampuan bekerja sama para peserta diuji secara natural sebelum akhirnya ditutup pada pukul 16.00 WIB.

Memasuki hari kedua, fokus beralih pada metode Behavioral Event Interview (BEI). Metode wawancara mendalam ini menelisik rekam jejak keberhasilan kerja berbasis perilaku nyata di masa lalu untuk mengukur kesiapan kompetensi di setiap jabatan secara valid.

Melalui pendekatan ilmiah dan terukur ini, investasi waktu dan energi yang dikeluarkan akan bermuara pada manfaat yang luar biasa besar:

  • Bagi Lembaga: Asesmen ini menghasilkan talent mapping yang akurat guna meminimalkan risiko salah penempatan (mismatch) serta menjadi kompas utama dalam menyusun program pelatihan (Learning & Development) yang tepat sasaran.
  • Bagi Karyawan: Momen ini menjadi cermin refleksi untuk meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) atas kelebihan mereka, sekaligus memberikan kepastian arah pengembangan karier yang objektif.

Pascakegiatan, manajemen telah menyiapkan rencana tindak lanjut yang terstruktur. Rencana ini dimulai dari penyusunan laporan psikogram oleh tim konsultan, diskusi evaluasi internal bersama Pengurus, perancangan program pengembangan spesifik untuk memperbaiki (gap) kompetensi, hingga pemanfaatan data ini sebagai salah satu pertimbangan utama dalam suksesi, reposisi, dan promosi jabatan.

Langkah transformatif melalui Asesmen Kompetensi 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa Puskop CU Borneo berkomitmen dalam mengelola modal manusianya. Dengan fondasi SDM yang tangguh, adaptif, dan berintegritas, Puskop CU Borneo siap menghadirkan pelayanan prima dan memperluas dampak pemberdayaan Anggota secara profesional dan berkelanjutan.

Penulis: Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo

← Kembali ke daftar berita

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Tinggalkan Komentar