Memperkuat Tata Kelola Keuangan Credit Union, Puskop CU Borneo Gelar Diklat SAK EP dan Akuntansi Fiskal
PONTIANAK –
Menghadapi dinamika regulasi keuangan dan perpajakan yang terus berkembang,
Puskop CU Borneo secara resmi menyelenggarakan Pelatihan Pendalaman Standar
Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) dan Akuntansi Fiskal. Kegiatan
strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 16 hingga 18
September 2026, bertempat di PSE Keuskupan Agung Pontianak, Jl. WR
Supratman No.100, Kota Pontianak.
Pelatihan ini dilaksanakan
untuk menjawab Program Kerja Puskop CU Borneo Tahun Buku 2026. Langkah ini
diambil demi memitigasi berbagai risiko fatal akibat kurangnya pemahaman
terhadap SAK EP dan Akuntansi Fiskal, seperti kesalahan penyajian laporan
keuangan, ketidaksesuaian pencatatan, risiko perpajakan, sanksi administrasi,
hingga lemahnya kualitas pengambilan keputusan oleh Manajemen.
Melalui diklat ini,
Puskop CU Borneo berkomitmen meningkatkan kompetensi para Pengurus, Pengawas,
Manajemen, serta Staf Keuangan di Credit Union agar mampu memahami serta
menerapkan standar akuntansi dan pengelolaan perpajakan secara tepat, akurat,
dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku. Untuk memastikan transfer ilmu
berjalan optimal, pelatihan ini difasilitasi langsung oleh Bapak Drs. Didik
Eko Utomo, S.E., M.M., seorang pakar yang telah memiliki rekam jejak
panjang dan berpengalaman luas di bidang akuntansi serta perpajakan di Gerakan Credit
Union.
Kegiatan Diklat SAK EP
dan Akuntansi Fiskal ini diikuti oleh unsur Pengurus, Pengawas, dan Karyawan
yang membidangi Keuangan dan Perpajakan baik dari Gerakan Puskop CU Borneo
maupun CU Primer Mitra. Pelatihan intensif ini diikuti oleh 24 (dua
puluh empat) orang peserta yang merupakan perwakilan dari 8 (delapan)
lembaga, yaitu:
1.
Puskop CU Borneo
2.
KSP CU Pancur Kasih
3.
KSP Credit Union Keluarga Kudus
4.
KSP Credit Union Sahabat Sejahtera
5.
KSP CU Khatulistiwa Bhakti
6.
KSP CU Usaha Kita
7.
KSP CU Sumber Berkat
8.
KSP CU BIMA
Guna mencapai
kompetensi yang diharapkan, selama tiga hari fasilitator memberikan pembekalan
mendalam yang terbagi ke dalam dua materi utama:
1. Materi SAK EP
(Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat)
- Konsep Dasar SAK EP
- Penyajian Laporan Keuangan
- Pengakuan dan Pengukuran Aset
- Pengakuan Pendapatan dan Beban
- Penyajian Piutang dan Cadangan
Risiko
- Penyusunan Catatan atas Laporan
Keuangan (CALK)
- Studi Kasus Penerapan SAK EP pada
Credit Union
2. Materi Akuntansi
Fiskal
- Konsep Dasar Akuntansi Fiskal
- Perbedaan Komersial dan Fiskal,
serta Koreksi Fiskal Positif dan Negatif
- Ketentuan Pajak Koperasi / Credit
Union
- Rekonsiliasi Fiskal
- Penyusunan Pelaporan Pajak
- Studi Kasus Perpajakan Credit Union
Sebagai bentuk pertanggungjawaban serta memastikan keberlanjutan hasil pelatihan setelah tanggal 18 September 2026, seluruh peserta menyepakati beberapa poin Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dieksekusi di lembaga masing-masing:
1. Sosialisasi Intern dan Evaluasi Internal
· Peserta
melakukan transfer knowledge (pemaparan hasil diklat) kepada jajaran
Pengurus, Pengawas, dan Internal Staf Keuangan di masing-masing KSP CU.
· Melakukan
mapping (pemetaan) awal atas akun-akun laporan keuangan yang berpotensi
berubah atau mengalami penyesuaian dari standar lama ke SAK EP.
2.
Penyusunan Kertas Kerja &
Simulasi Rekonsiliasi
· Menyusun
draf simulasi koreksi fiskal (positif dan negatif) serta draf rekonsiliasi
fiskal triwulanan menggunakan data riil di masing-masing Credit Union guna
meminimalkan risiko pemeriksaan pajak.
· Menguji
coba penyusunan format Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) dan penyajian
cadangan risiko piutang yang selaras dengan ketentuan SAK EP terbaru.
3.
Implementasi Penuh dan Pendampingan
Puskop
· Mengimplementasikan
secara penuh SAK EP dalam penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun Buku 2026
yang akan dilaporkan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT).
· Melakukan
koordinasi berkala dengan CU Sekunder sebagai induk/pusat koperasi untuk
melakukan supervisi, asistensi, dan audit kepatuhan (aspek akuntansi komersial
maupun pelaporan pajak fiskal) agar implementasi berjalan seragam dan akurat.
Penulis: Kolaborasi Kabid. Pengembangan Anggota dengan Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo
← Kembali ke daftar berita