Meningkatkan Standar Tata Kelola SDM, Puskop CU Borneo Bekali Staf Lewat Diklat Basic HRM
SUNGAI
AMBWANG, PUSKOP CU BORNEO
– Di balik kebijakan strategis Pimpinan Puncak Manajemen Credit Union,
kekuatan eksekusi administrasi kepegawaian berada di tangan para Staf SDM
sebagai garda terdepan. Menjawab tantangan digitalisasi dan dinamisnya hukum
ketenagakerjaan, Puskop CU Borneo berkomitmen penuh menciptakan tata kelola
administrasi yang prima, transparan, dan minim risiko kekeliruan data. Komitmen
nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Diklat Basic Human Resource
Management intensif yang menggandeng tim ahli industri. Simak ulasan
lengkap mengenai fokus program, modul pembelajaran, hingga dampak strategisnya
bagi masa depan Puskop CU Borneo di bawah ini!
Sebuah
kebijakan hebat dari jajaran manajemen puncak tidak akan pernah berdampak tanpa
adanya eksekusi yang kuat di lapangan. Di Puskop CU Borneo, Staf SDM adalah
jangkar operasional tersebut. Merekalah yang mengawal siklus harian
karyawan dari hulu ke hilir—mulai dari menjaring talenta baru melalui proses
rekrutmen, mencatat presensi, mengelola hak-hak normatif, hingga memastikan
administrasi berjalan rapi tanpa cela.
Namun,
di era digitalisasi Credit Union yang bergerak masif, tantangan yang
dihadapi tidak lagi sederhana. Tugas-tugas operasional yang bersifat rutinitas
rawan memicu kejenuhan dan kesalahan fatal jika tidak ditopang oleh sistem
administrasi yang efisien serta pemahaman hukum ketenagakerjaan yang kuat.
Berangkat dari kesadaran inilah, Puskop CU Borneo mengambil langkah yang tepat dengan
menggelar Diklat Basic Human Resource Management (HRM).
Digelar
secara daring via Zoom Meeting pada Senin dan Selasa, 5–6 Oktober
2026 lalu, pelatihan ini menjadi dasar bagi Staf Organisasi & SDM
Puskop CU Borneo. Tidak tanggung-tanggung, untuk menyajikan materi
berstandar industri, Puskop CU Borneo menggandeng Bapak Isnantyo Widodo
bersama tim dari KANAKA Training, Consulting and Outbound.
Selama
dua hari peserta dibekali dengan kurikulum taktis yang dibagi ke dalam dua bagian,
yaitu:
1.
HR Administration & Personnel Lifecycle (Menjaga Siklus Hidup
Karyawan)
Fokus
pertama ini bertujuan merapikan alur kerja administratif sejak hari pertama
karyawan bergabung hingga masa baktinya selesai:
- Modul
1 (Pengantar Manajemen SDM & Peran Staf HR): Membuka pemahaman peserta
mengenai peran penting staf HR sebagai penggerak produktivitas lembaga.
- Modul
2 (Administrasi Rekrutmen & Onboarding Praktis): Seni menyambut talenta baru
secara terstruktur demi memberikan impresi awal yang profesional.
- Modul
3 (Pengelolaan Database Karyawan & Personel File): Teknik menata dokumen dan
data kepegawaian agar rapi, aman, dan mudah diakses kapan saja.
2.
Operations, Compliance & Development (Operasional dan Kepatuhan
Hukum)
Fokus
kedua menyasar pada efisiensi kerja harian dan perlindungan hukum bagi
organisasi:
- Modul
4 (Dasar-Dasar Hubungan Industrial & Regulasi): Mengupas tuntas hukum
ketenagakerjaan agar operasional Credit Union berjalan selaras
dengan regulasi pemerintah dan bebas risiko hukum.
- Modul
5 (Operasional Kompensasi & Manajemen Kehadiran): Strategi meminimalkan human
error dalam menghitung lembur, cuti, dan pemenuhan hak karyawan.
- Modul
6 (Administrasi Pelatihan & Penilaian Kinerja Dasar): Mengelola evaluasi performa
kerja dan pengembangan kapasitas staf secara transparan.
Dampak
dari diklat ini bukan sekedar pengisian ruang kelas virtual bagi peserta,
pelatihan ini memberikan kepercayaan diri baru dalam melayani kebutuhan
administratif internal karyawan sekaligus meminimalkan kesalahan pencatatan
data harian.
Sedangkan
bagi Puskop CU Borneo, program ini adalah investasi besar untuk
mewujudkan database internal yang mutakhir (up-to-date) dan dapat
dipercaya. Hasil akhirnya adalah pelayanan internal yang jauh lebih cepat,
responsif, dan transparan.
Dengan
administrasi operasional yang kokoh, patuh regulasi, dan minim risiko, Puskop
CU Borneo siap melangkah lebih jauh demi mendukung pertumbuhan gerakan Credit
Union yang berkelanjutan!
Poin
penting yang dapat dirangkum oleh peserta selama pelatihan yaitu:
- Esensi
Diklat:
Penguatan kompetensi dasar tata kelola HR demi meminimalkan human error
dan meningkatkan efisiensi operasional.
- Waktu
& Wadah:
Berlangsung sukses pada Senin–Selasa, 5–6 Oktober 2026 secara virtual via
Zoom.
- Sinergi
Profesional:
Diikuti oleh Staf Organisasi & SDM Puskop CU Borneo bersama narasumber
ahli Bapak Isnantyo Widodo (KANAKA Training).
- Materi
Inti: 6
Modul praktis yang menyeimbangkan antara tertib administrasi (personnel
file) dan kepatuhan hukum (compliance).
- Output
Strategis:
Pelayanan internal yang lebih responsif dan database yang rapi untuk
mendukung keputusan manajemen puncak.
Penulis: Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo
← Kembali ke daftar berita