Menjaga Kepercayaan Anggota: Langkah Strategis Puskop CU Borneo Amankan Aset Lewat Fit and Proper Policy
Puskop CU Borneo
berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas tata kelola Credit Union
melalui implementasi uji kelayakan dan kepatutan yang objektif dan transparan.
Credit Union (CU) merupakan lembaga keuangan
mikro yang tumbuh dan berkembang atas dasar kepercayaan (trust) serta
partisipasi aktif dari para anggotanya. Dalam era dinamika regulasi dan
kompleksitas industri keuangan saat ini, keberlanjutan CU sangat bergantung
pada integritas, kompetensi, serta kapabilitas Pengurus,
Pengawas, dan Pimpinan Manajemen.
Karena itu, penerapan
Kebijakan Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Policy Credit Union)
menjadi kebutuhan vital yang tak terhindarkan bagi gerakan Credit Union.
Kegiatan pelatihan
dilaksanakan pada tanggal 1–3 Oktober 2026 bertempat di Rumah Retret
St. Fransiskus Asisi, Tirta Ria, Jl. Adi Sucipto, KM 9,6, Kabupaten Kubu Raya.
Untuk memastikan
materi tersampaikan dengan standar kompetensi tertinggi, Puskop CU Borneo
menghadirkan fasilitator ahli, yaitu Bapak Stephanus T. Siagian, S.IP.
Beliau merupakan General Manager Inkopdit yang memiliki rekam jejak panjang
serta pengalaman mendalam dalam memfasilitasi berbagai modul Asian
Confederation of Credit Unions (ACCU), sekaligus aktif dalam pendampingan
taktis tata kelola CU di seluruh Indonesia.
Pelatihan ini
dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas para pembuat keputusan di internal
gerakan Puskop CU Borneo hadir perwakilan peserta dari KSP CU Lantang Tipo, KSP CU Pancur Kasih, KSP
Credit Union Sahabat Sejahtera, dan KSP Credit Union Semarong. Adapun para
Pengelola Credit Union Anggota yang mengikuti kegiatan sebanyak 29 (dua puluh sembilan)
orang sebagai peserta meliputi:
- Pengurus dan Pengawas
- General Manager / Manajer
- Komite / Tim Penilai Fit
and Proper Internal CU
- Manajer HRD / Legal
Credit Union
Untuk mengoptimalkan
sesi pelatihan dan penyusunan draf kebijakan secara praktis, setiap peserta
diwajibkan untuk membawa beberapa kelengkapan berikut:
- Laptop (untuk pengerjaan draf
kebijakan).
- Dokumen AD/ART CU masing-masing lembaga, baik
dalam bentuk softcopy maupun hardcopy.
- Struktur Organisasi CU terbaru beserta deskripsi jabatan (Job
Description) lengkap untuk Pengurus, Pengawas, dan Manajemen.
- Draf atau Kebijakan internal
CU yang
sudah ada terkait Rekrutmen / Seleksi Pengurus & Pengawas (jika ada).
Implementasi Fit
and Proper Policy tidak hanya berfungsi sebagai alat saring (screening)
untuk memilih jajaran pimpinan yang berintegritas tinggi dan berkompeten. Kebijakan
ini menjadi mekanisme evaluasi kinerja dan tata kelola internal (Good
Cooperatives Governance) guna melindungi aset anggota serta mencegah
potensi penyalahgunaan wewenang maupun risiko operasional.
Di lapangan, banyak
CU menghadapi tantangan nyata dalam menyusun kriteria penilaian yang objektif,
merumuskan prosedur evaluasi yang transparan, serta mengimplementasikan standar
yang sejalan dengan regulasi pemerintah (Undang-Undang Koperasi beserta turunannya) dan prinsip gerakan
Credit Union pelatihan inilah yang hadir menjawab tantangan tersebut kombinasi
teori sekaligus praktek.
Secara umum,
pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta
dalam merumuskan, mengimplementasikan, dan mengawasi pelaksanaan Fit and
Proper Policy demi mewujudkan tata kelola Credit Union yang sehat,
profesional, dan akuntabel.
Target Kompetensi
Khusus untuk Peserta yaitu:
- Memahami urgensi dan
regulasi:
Menguasai standar serta kerangka hukum Fit and Proper Policy bagi
Credit Union.
- Menyusun dokumen kriteria: Mampu merumuskan standar
kelayakan yang mencakup aspek Integritas, Reputasi Keuangan, dan
Kompetensi bagi Pengurus, Pengawas, dan Manajemen.
- Merancang instrumen
penilaian:
Mampu mendesain mekanisme evaluasi yang terukur seperti panduan penilaian,
panduan wawancara, dan verifikasi rekam jejak secara efisien.
- Membentuk tim independen: Mampu membentuk dan
menjalankan peran Komite atau Tim Penguji secara independen serta
objektif.
- Menghasilkan draf kebijakan: Menghasilkan draf awal (drafting)
Kebijakan & SOP Fit and Proper yang siap disesuaikan dengan
kebutuhan operasional CU peserta.
Program pelatihan ini
dirancang dan dilaksanakan berdasarkan dua acuan resmi gerakan CU, baik di
tingkat regional maupun internal:
- ACCU Business Solution Nomor
35: Selaku
panduan standar solusi bisnis dari Asian Confederation of Credit Unions
(ACCU) untuk memastikan operasional CU berada pada level internasional.
- Program Kerja Puskop CU
Borneo Tahun Buku 2026:
Sebagai wujud nyata realisasi program kerja penguatan kapasitas SDM dan
kelembagaan bagi seluruh CU primer Anggota.
Pascapelatihan, para
peserta berkomitmen untuk menjalankan beberapa rencana tindak lanjut di CU
primer masing-masing, antara lain:
- Finalisasi dan Integrasi
Dokumen:
Menyempurnakan draf awal Kebijakan & SOP Fit and Proper yang
telah dirancang selama pelatihan agar selaras dengan kebutuhan di CU
masing-masing.
- Pengesahan Regulasi
Internal:
Membawa draf kebijakan tersebut untuk dibahas dalam rapat pleno Pengurus
dan Pengawas untuk disahkan menjadi regulasi internal yang berkekuatan
hukum.
- Sosialisasi Kelembagaan: Mengomunikasikan kebijakan
baru ini kepada seluruh jajaran Manajemen, Komite , dan Anggota untuk
membangun kesamaan pemahaman.
- Implementasi Bertahap: Mulai menerapkan instrumen
penilaian ini dalam siklus suksesi kepemimpinan berikutnya, baik untuk
pemilihan Pengurus, Pengawas, maupun rekrutmen Manajemen Senior/Pimpinan
Manajemen.
Pelatihan Fit
and Proper Policy Credit Union ini menjadi pilar penting bagi Puskop
CU Borneo dan seluruh CU Primer Anggotanya dalam menjawab dinamika regulasi
serta tantangan yang terus bergulir disektor keuangan mikro.
Keberlanjutan gerakan
Credit Union tidak lagi sekadar tentang pertumbuhan aset, melainkan
tentang bagaimana menjaga kepercayaan (trust) anggota melalui kualitas
kepemimpinan yang berintegritas dan berkompeten. Melalui sistem uji kelayakan
yang mandiri, objektif, dan akuntabel, Credit Union siap melangkah
menjadi lembaga yang semakin sehat, kokoh, profesional, dan
tepercaya di masa depan.
Penulis: Kolaborasi Bidang Pengembangan Anggota dengan Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo
← Kembali ke daftar berita