diklat

Menjaga Kepercayaan Anggota: Langkah Strategis Puskop CU Borneo Amankan Aset Lewat Fit and Proper Policy

Diposting TI PUSKOP CU BORNEO 5 Oktober 2026 90x dibaca
Menjaga Kepercayaan Anggota: Langkah Strategis Puskop CU Borneo Amankan Aset Lewat Fit and Proper Policy

Puskop CU Borneo berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas tata kelola Credit Union melalui implementasi uji kelayakan dan kepatutan yang objektif dan transparan.

Credit Union (CU) merupakan lembaga keuangan mikro yang tumbuh dan berkembang atas dasar kepercayaan (trust) serta partisipasi aktif dari para anggotanya. Dalam era dinamika regulasi dan kompleksitas industri keuangan saat ini, keberlanjutan CU sangat bergantung pada integritas, kompetensi, serta kapabilitas Pengurus, Pengawas, dan Pimpinan Manajemen.

Karena itu, penerapan Kebijakan Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Policy Credit Union) menjadi kebutuhan vital yang tak terhindarkan bagi gerakan Credit Union.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 1–3 Oktober 2026 bertempat di Rumah Retret St. Fransiskus Asisi, Tirta Ria, Jl. Adi Sucipto, KM 9,6, Kabupaten Kubu Raya.

Untuk memastikan materi tersampaikan dengan standar kompetensi tertinggi, Puskop CU Borneo menghadirkan fasilitator ahli, yaitu Bapak Stephanus T. Siagian, S.IP. Beliau merupakan General Manager Inkopdit yang memiliki rekam jejak panjang serta pengalaman mendalam dalam memfasilitasi berbagai modul Asian Confederation of Credit Unions (ACCU), sekaligus aktif dalam pendampingan taktis tata kelola CU di seluruh Indonesia.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas para pembuat keputusan di internal gerakan Puskop CU Borneo hadir perwakilan peserta dari KSP CU Lantang Tipo, KSP CU Pancur Kasih, KSP Credit Union Sahabat Sejahtera, dan KSP Credit Union Semarong. Adapun para Pengelola Credit Union Anggota yang mengikuti kegiatan sebanyak 29 (dua puluh sembilan) orang sebagai peserta meliputi:

  • Pengurus dan Pengawas
  • General Manager / Manajer
  • Komite / Tim Penilai Fit and Proper Internal CU
  • Manajer HRD / Legal Credit Union

Untuk mengoptimalkan sesi pelatihan dan penyusunan draf kebijakan secara praktis, setiap peserta diwajibkan untuk membawa beberapa kelengkapan berikut:

  1. Laptop (untuk pengerjaan draf kebijakan).
  2. Dokumen AD/ART CU masing-masing lembaga, baik dalam bentuk softcopy maupun hardcopy.
  3. Struktur Organisasi CU terbaru beserta deskripsi jabatan (Job Description) lengkap untuk Pengurus, Pengawas, dan Manajemen.
  4. Draf atau Kebijakan internal CU yang sudah ada terkait Rekrutmen / Seleksi Pengurus & Pengawas (jika ada).

Implementasi Fit and Proper Policy tidak hanya berfungsi sebagai alat saring (screening) untuk memilih jajaran pimpinan yang berintegritas tinggi dan berkompeten. Kebijakan ini menjadi mekanisme evaluasi kinerja dan tata kelola internal (Good Cooperatives Governance) guna melindungi aset anggota serta mencegah potensi penyalahgunaan wewenang maupun risiko operasional.

Di lapangan, banyak CU menghadapi tantangan nyata dalam menyusun kriteria penilaian yang objektif, merumuskan prosedur evaluasi yang transparan, serta mengimplementasikan standar yang sejalan dengan regulasi pemerintah (Undang-Undang Koperasi beserta turunannya) dan prinsip gerakan Credit Union pelatihan inilah yang hadir menjawab tantangan tersebut kombinasi teori sekaligus praktek.

Secara umum, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta dalam merumuskan, mengimplementasikan, dan mengawasi pelaksanaan Fit and Proper Policy demi mewujudkan tata kelola Credit Union yang sehat, profesional, dan akuntabel.

Target Kompetensi Khusus untuk Peserta yaitu:

  1. Memahami urgensi dan regulasi: Menguasai standar serta kerangka hukum Fit and Proper Policy bagi Credit Union.
  2. Menyusun dokumen kriteria: Mampu merumuskan standar kelayakan yang mencakup aspek Integritas, Reputasi Keuangan, dan Kompetensi bagi Pengurus, Pengawas, dan Manajemen.
  3. Merancang instrumen penilaian: Mampu mendesain mekanisme evaluasi yang terukur seperti panduan penilaian, panduan wawancara, dan verifikasi rekam jejak secara efisien.
  4. Membentuk tim independen: Mampu membentuk dan menjalankan peran Komite atau Tim Penguji secara independen serta objektif.
  5. Menghasilkan draf kebijakan: Menghasilkan draf awal (drafting) Kebijakan & SOP Fit and Proper yang siap disesuaikan dengan kebutuhan operasional CU peserta.

Program pelatihan ini dirancang dan dilaksanakan berdasarkan dua acuan resmi gerakan CU, baik di tingkat regional maupun internal:

  1. ACCU Business Solution Nomor 35: Selaku panduan standar solusi bisnis dari Asian Confederation of Credit Unions (ACCU) untuk memastikan operasional CU berada pada level internasional.
  2. Program Kerja Puskop CU Borneo Tahun Buku 2026: Sebagai wujud nyata realisasi program kerja penguatan kapasitas SDM dan kelembagaan bagi seluruh CU primer Anggota.

Pascapelatihan, para peserta berkomitmen untuk menjalankan beberapa rencana tindak lanjut di CU primer masing-masing, antara lain:

  • Finalisasi dan Integrasi Dokumen: Menyempurnakan draf awal Kebijakan & SOP Fit and Proper yang telah dirancang selama pelatihan agar selaras dengan kebutuhan di CU masing-masing.
  • Pengesahan Regulasi Internal: Membawa draf kebijakan tersebut untuk dibahas dalam rapat pleno Pengurus dan Pengawas untuk disahkan menjadi regulasi internal yang berkekuatan hukum.
  • Sosialisasi Kelembagaan: Mengomunikasikan kebijakan baru ini kepada seluruh jajaran Manajemen, Komite , dan Anggota untuk membangun kesamaan pemahaman.
  • Implementasi Bertahap: Mulai menerapkan instrumen penilaian ini dalam siklus suksesi kepemimpinan berikutnya, baik untuk pemilihan Pengurus, Pengawas, maupun rekrutmen Manajemen Senior/Pimpinan Manajemen.

Pelatihan Fit and Proper Policy Credit Union ini menjadi pilar penting bagi Puskop CU Borneo dan seluruh CU Primer Anggotanya dalam menjawab dinamika regulasi serta tantangan yang terus bergulir disektor keuangan mikro.

Keberlanjutan gerakan Credit Union tidak lagi sekadar tentang pertumbuhan aset, melainkan tentang bagaimana menjaga kepercayaan (trust) anggota melalui kualitas kepemimpinan yang berintegritas dan berkompeten. Melalui sistem uji kelayakan yang mandiri, objektif, dan akuntabel, Credit Union siap melangkah menjadi lembaga yang semakin sehat, kokoh, profesional, dan tepercaya di masa depan.

Penulis: Kolaborasi Bidang Pengembangan Anggota dengan Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo

← Kembali ke daftar berita

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Tinggalkan Komentar