Transformasi HR Puskop CU Borneo Melalui Diklat Advanced HRM
SUNGAI AMBAWANG, PUSKOP
CU BORNEO – Puskop CU Borneo dituntut untuk terus adaptif,
profesional, dan berkelanjutan. Salah satu pilar utama pembentuk masa depan
organisasi ini terletak pada transformasi pengelolaan Sumber Daya Manusia
(SDM). Di level manajemen puncak, peran HR kini bukan lagi sekadar fungsi
administratif, melainkan penentu arah strategis organisasi (Strategic
Business Partner). Untuk menyelaraskan visi besar tersebut, Puskop CU
Borneo sukses menyelenggarakan Diklat Advanced Human Resource Management
(HRM). Simak ulasannya secara mendalam mengenai bagaimana langkah strategis
ini dapat membawa pengelolaan talenta ke level berikutnya!
Di tengah gelombang
modernisasi, sebuah organisasi tidak akan mampu bertahan hanya dengan
mengandalkan kebijakan yang kaku. Bagi Puskop CU Borneo, pertumbuhan yang kokoh
berakar dari bagaimana talenta terbaik dikelola, dirawat, dan diarahkan.
Tantangan masa depan tidak lagi sederhana—mulai dari percepatan digitalisasi
layanan, kompetisi ketat dalam manajemen talenta, suksesi kepemimpinan, hingga
penyelarasan budaya kerja organisasi yang harus tetap setia pada prinsip dan nilai-nilai
Credit Union.
Selanjutnya, benteng
organisasi harus diperkuat melalui mitigasi risiko ketenagakerjaan yang matang,
penegakan integritas, serta penanganan hubungan industrial. Menjawab hal ini,
Puskop CU Borneo mengambil langkah berani: menggeser paradigma pengelolaan
SDM konvensional (personnel management) yang bercorak administratif
menuju peran baru yang visioner sebagai Strategic Business Partner.
HR tidak lagi sekadar mencatat kehadiran, melainkan duduk bersama merancang bagaimana
organisasi ini seharusnya bergerak lebih maju.
Komitmen besar ini
diwujudkan melalui Diklat Manajemen SDM Tingkat Lanjut (Advanced HRM)
yang diselenggarakan secara daring via Zoom Meeting pada Kamis dan
Jumat, 8–9 Oktober 2026. Dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai,
ruang virtual ini menjadi saksi lahirnya pemikiran-pemikiran strategis dari
para peserta yang merupakan motor penggerak lembaga.
Untuk menghadirkan
wawasan berstandar dan berkredibilitas tinggi, Puskop CU Borneo menggandeng tim
ahli dari KANAKA Training, Consulting and Outbound, yang dipandu
langsung oleh Bapak Isnantyo Widodo. Sinergi ini memastikan setiap sesi
tidak hanya teoretis, tetapi kaya akan metodologi taktis yang siap
diimplementasikan.
Kurikulum diklat
dirancang secara tajam dan dibagi ke dalam dua bagian untuk mencetak pemimpin
yang adaptif dan tangguh:
1. Strategic HR
Blueprint & Talent Management (Cetak Biru dan Kaderisasi)
Fokus ini meletakkan
fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan lembaga agar tidak goyah oleh disrupsi:
- Modul 1: Strategic Human
Resources Management (SHRM) di Era Disrupsi.
Menanamkan mindset kepemimpinan yang mampu menyelaraskan strategi HR
dengan pergeseran lanskap bisnis modern.
- Modul 2: Workforce Planning
& Advanced Talent Acquisition. Merancang
perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang presisi dan taktik memikat talenta
unggul yang selaras dengan kultur organisasi.
- Modul 3: Comprehensive Talent
& Succession Management. Membedah sistem
kaderisasi kepemimpinan (succession planning) yang matang demi
menjamin keberlanjutan tongkat estafet organisasi tanpa kekosongan kader.
2. Performance
Driving, Compliance & Culture (Akselerasi Kinerja dan Kepatuhan Hukum)
Fokus ini menyasar pada
efisiensi operasional harian yang aman secara hukum dan sarat integritas:
- Modul 4: Advanced Performance
Management System. Menyusun indikator kinerja
yang adil, transparan, dan mampu memotivasi staf untuk mencapai performa
tertinggi.
- Modul 5: SESI KHUSUS – Kajian
Strategis Struktur Manajemen, JD Pengurus/Pengawas/Karyawan & Mitigasi
Risiko di Puskop CU Borneo. Bedah kasus
mendalam untuk mengevaluasi keefektifan bagan organisasi dalam mendukung
visi dan misi Puskop CU Borneo, menetapkan batas wewenang, tanggung jawab,
dan tolok ukur kinerja yang jelas untuk menghindari tumpang tindih fungsi
(overlapping), dan menyusun strategi perlindungan aset dan keberlanjutan
lembaga melalui manajemen risiko yang komprehensif
- Modul 6: HR Metrics &
Analytics for Decision Making. Memanfaatkan
kekuatan data dan analitik (HR Analytics) sebagai dasar pengambilan
keputusan strategis yang akurat dan minim kekeliruan.
Penyelenggaraan Diklat Advanced
HRM ini bukan sekadar pelatihan berkala, melainkan sebuah investasi
bernilai tinggi yang dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang.
Bagi para pemimpin
strategis yang menjadi peserta, diklat ini mempertajam kemampuan berpikir
holistik untuk menavigasi transformasi budaya kerja, memberikan legitimasi
hukum yang kuat dalam merumuskan Peraturan Perusahaan (PP) atau Job Des & KPI,
serta mempertegas langkah dalam penegakan disiplin organisasi.
Bagi Puskop CU
Borneo secara kelembagaan, program ini sukses melahirkan cetak biru (blueprint)
dan SOP penegakan integritas. Dengan regulasi internal yang ketat, reputasi dan
aset berharga organisasi terlindungi dari risiko benturan kepentingan. Selain
itu, pengelolaan skema pensiun (baik normal, dini, maupun karena sakit) kini
dapat dikelola dengan tingkat presisi yang tinggi, memberikan kepastian hukum
sekaligus menjaga stabilitas keuangan organisasi.
Dengan fondasi
manajemen SDM tingkat lanjut yang kokoh ini, Puskop CU Borneo siap melangkah
dengan keyakinan penuh melalui tata kelola kelembagaan yang modern, aman,
terpercaya, dan berintegritas tinggi.
Beberapa rangkuman yang
dapat disusun peserta, yaitu:
- Visi Transformatif:
Reorientasi fungsi manajemen SDM menjadi Strategic Business Partner
yang ikut menentukan arah kebijakan jangka panjang organisasi.
- Pelaksanaan:
Berlangsung produktif pada Kamis–Jumat, 8–9 Oktober 2026 secara virtual
melalui platform Zoom Meeting.
- Kolaborasi Strategis:
Diikuti oleh Wakil Ketua Pengurus serta Kabid (Organisasi, SDM, TI),
dengan bimbingan langsung dari Bapak Isnantyo Widodo (KANAKA Training).
- Kurikulum Unggulan:
6 Modul taktis yang menyeimbangkan antara penyusunan cetak biru talenta (strategic
blueprint) dan mitigasi risiko regulasi (compliance).
- Dampak Nyata:
Terwujudnya tata kelola internal yang selaras dengan regulasi Ketenagakerjaan,
sistem suksesi kepemimpinan yang terencana, serta perlindungan aset
organisasi (SDM).
Penulis: Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo
← Kembali ke daftar berita