internal

Transformasi HR Puskop CU Borneo Melalui Diklat Advanced HRM

Diposting TI PUSKOP CU BORNEO 15 Oktober 2026 99x dibaca
Transformasi HR Puskop CU Borneo Melalui Diklat Advanced HRM

SUNGAI AMBAWANG, PUSKOP CU BORNEO – Puskop CU Borneo dituntut untuk terus adaptif, profesional, dan berkelanjutan. Salah satu pilar utama pembentuk masa depan organisasi ini terletak pada transformasi pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM). Di level manajemen puncak, peran HR kini bukan lagi sekadar fungsi administratif, melainkan penentu arah strategis organisasi (Strategic Business Partner). Untuk menyelaraskan visi besar tersebut, Puskop CU Borneo sukses menyelenggarakan Diklat Advanced Human Resource Management (HRM). Simak ulasannya secara mendalam mengenai bagaimana langkah strategis ini dapat membawa pengelolaan talenta ke level berikutnya!

Di tengah gelombang modernisasi, sebuah organisasi tidak akan mampu bertahan hanya dengan mengandalkan kebijakan yang kaku. Bagi Puskop CU Borneo, pertumbuhan yang kokoh berakar dari bagaimana talenta terbaik dikelola, dirawat, dan diarahkan. Tantangan masa depan tidak lagi sederhana—mulai dari percepatan digitalisasi layanan, kompetisi ketat dalam manajemen talenta, suksesi kepemimpinan, hingga penyelarasan budaya kerja organisasi yang harus tetap setia pada prinsip dan nilai-nilai Credit Union.

Selanjutnya, benteng organisasi harus diperkuat melalui mitigasi risiko ketenagakerjaan yang matang, penegakan integritas, serta penanganan hubungan industrial. Menjawab hal ini, Puskop CU Borneo mengambil langkah berani: menggeser paradigma pengelolaan SDM konvensional (personnel management) yang bercorak administratif menuju peran baru yang visioner sebagai Strategic Business Partner. HR tidak lagi sekadar mencatat kehadiran, melainkan duduk bersama merancang bagaimana organisasi ini seharusnya bergerak lebih maju.

Komitmen besar ini diwujudkan melalui Diklat Manajemen SDM Tingkat Lanjut (Advanced HRM) yang diselenggarakan secara daring via Zoom Meeting pada Kamis dan Jumat, 8–9 Oktober 2026. Dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, ruang virtual ini menjadi saksi lahirnya pemikiran-pemikiran strategis dari para peserta yang merupakan motor penggerak lembaga.

Untuk menghadirkan wawasan berstandar dan berkredibilitas tinggi, Puskop CU Borneo menggandeng tim ahli dari KANAKA Training, Consulting and Outbound, yang dipandu langsung oleh Bapak Isnantyo Widodo. Sinergi ini memastikan setiap sesi tidak hanya teoretis, tetapi kaya akan metodologi taktis yang siap diimplementasikan.

Kurikulum diklat dirancang secara tajam dan dibagi ke dalam dua bagian untuk mencetak pemimpin yang adaptif dan tangguh:

1. Strategic HR Blueprint & Talent Management (Cetak Biru dan Kaderisasi)

Fokus ini meletakkan fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan lembaga agar tidak goyah oleh disrupsi:

  • Modul 1: Strategic Human Resources Management (SHRM) di Era Disrupsi. Menanamkan mindset kepemimpinan yang mampu menyelaraskan strategi HR dengan pergeseran lanskap bisnis modern.
  • Modul 2: Workforce Planning & Advanced Talent Acquisition. Merancang perencanaan kebutuhan tenaga kerja yang presisi dan taktik memikat talenta unggul yang selaras dengan kultur organisasi.
  • Modul 3: Comprehensive Talent & Succession Management. Membedah sistem kaderisasi kepemimpinan (succession planning) yang matang demi menjamin keberlanjutan tongkat estafet organisasi tanpa kekosongan kader.

2. Performance Driving, Compliance & Culture (Akselerasi Kinerja dan Kepatuhan Hukum)

Fokus ini menyasar pada efisiensi operasional harian yang aman secara hukum dan sarat integritas:

  • Modul 4: Advanced Performance Management System. Menyusun indikator kinerja yang adil, transparan, dan mampu memotivasi staf untuk mencapai performa tertinggi.
  • Modul 5: SESI KHUSUS – Kajian Strategis Struktur Manajemen, JD Pengurus/Pengawas/Karyawan & Mitigasi Risiko di Puskop CU Borneo. Bedah kasus mendalam untuk mengevaluasi keefektifan bagan organisasi dalam mendukung visi dan misi Puskop CU Borneo, menetapkan batas wewenang, tanggung jawab, dan tolok ukur kinerja yang jelas untuk menghindari tumpang tindih fungsi (overlapping), dan menyusun strategi perlindungan aset dan keberlanjutan lembaga melalui manajemen risiko yang komprehensif
  • Modul 6: HR Metrics & Analytics for Decision Making. Memanfaatkan kekuatan data dan analitik (HR Analytics) sebagai dasar pengambilan keputusan strategis yang akurat dan minim kekeliruan.

Penyelenggaraan Diklat Advanced HRM ini bukan sekadar pelatihan berkala, melainkan sebuah investasi bernilai tinggi yang dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang.

Bagi para pemimpin strategis yang menjadi peserta, diklat ini mempertajam kemampuan berpikir holistik untuk menavigasi transformasi budaya kerja, memberikan legitimasi hukum yang kuat dalam merumuskan Peraturan Perusahaan (PP) atau Job Des & KPI, serta mempertegas langkah dalam penegakan disiplin organisasi.

Bagi Puskop CU Borneo secara kelembagaan, program ini sukses melahirkan cetak biru (blueprint) dan SOP penegakan integritas. Dengan regulasi internal yang ketat, reputasi dan aset berharga organisasi terlindungi dari risiko benturan kepentingan. Selain itu, pengelolaan skema pensiun (baik normal, dini, maupun karena sakit) kini dapat dikelola dengan tingkat presisi yang tinggi, memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga stabilitas keuangan organisasi.

Dengan fondasi manajemen SDM tingkat lanjut yang kokoh ini, Puskop CU Borneo siap melangkah dengan keyakinan penuh melalui tata kelola kelembagaan yang modern, aman, terpercaya, dan berintegritas tinggi.

Beberapa rangkuman yang dapat disusun peserta, yaitu:

  • Visi Transformatif: Reorientasi fungsi manajemen SDM menjadi Strategic Business Partner yang ikut menentukan arah kebijakan jangka panjang organisasi.
  • Pelaksanaan: Berlangsung produktif pada Kamis–Jumat, 8–9 Oktober 2026 secara virtual melalui platform Zoom Meeting.
  • Kolaborasi Strategis: Diikuti oleh Wakil Ketua Pengurus serta Kabid (Organisasi, SDM, TI), dengan bimbingan langsung dari Bapak Isnantyo Widodo (KANAKA Training).
  • Kurikulum Unggulan: 6 Modul taktis yang menyeimbangkan antara penyusunan cetak biru talenta (strategic blueprint) dan mitigasi risiko regulasi (compliance).
  • Dampak Nyata: Terwujudnya tata kelola internal yang selaras dengan regulasi Ketenagakerjaan, sistem suksesi kepemimpinan yang terencana, serta perlindungan aset organisasi (SDM).

Penulis: Bidang Organisasi, SDM dan Teknologi Informasi Puskop CU Borneo

← Kembali ke daftar berita

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Tinggalkan Komentar